Manfaatkan Teknologi untuk system pendidikan, SMK Bagimu Negeriku membangun projek NFT

NEWS

Manfaatkan Teknologi untuk system pendidikan, SMK Bagimu Negeriku membangun projek NFT

The Great Arhipelago

SMK Bagimu Negeriku melihat bahwa metaverse dapat menunjang anak untuk meresponi teknologi-teknologi baru. NFT termasuk salah satu aset yang ada di dalam metaverse. Maka dari itu saat ini, SMK Bagimu Negeriku membangun suatu projek NFT agar siswa siswi dapat memahami tentang metaverse dan bisa terjun ke dalam dunia industri metaverse.

 

Projek NFT yang bertemakan budaya Indonesia ini memiliki visi untuk membantu anak bangsa yang masih belum bisa bersekolah karena faktor ekonominya. Projek ini disebut dengan The Great Archipelago, yang berarti kepulauan terbesar, atau kepulauan yang hebat. Nama ini diambil dari Indonesia itu sendiri, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar didunia. NFT The Great Archipelago terdiri dari 37 digital art, yang diambil dari masing-masing provinsi.

 

 

Projek The Great Archipelago dibangun oleh 5 siswa, yang terdiri dari project manager, digital artist, content creator, community manager, digital marketing, dan dibimbing oleh seorang mentor yang telah lebih dulu terjun ke dunia NFT. Siswa yang terlibat mendalami tugasnya masing-masing, dan terus dibimbing hingga memahami apa yang harus diketahui di dunia NFT ini.

 

 

SMK Bagimu Negeriku sangat mendukung apa yang dilakukan oleh kelima siswa ini dan memfasilitasi apa yang dibutuhkan di projek The Great Archipelago ini. Dengan harapan besar agar siswa siswi SMK Bagimu Negeriku dapat merespon teknologi baru yang sering didengar pada saat ini yaitu metaverse

 

 

Revolution Start Now!!

 

 
 
 

More News

SMK Bagimu Negeriku menuju teknologi Metaverse

NEWS

SMK Bagimu Negeriku menuju teknologi Metaverse

The Great Arhipelago

SMK Bagimu Negeriku menuju teknologi Metaverse

Istilah Metaverse mungkin terdengar tidak asing, dan mungkin bukan hal yang baru, lalu sebenarnya apa itu metaverse? metaverse adalah dunia virtual 3D yang dihuni dengan avatar orang yang sungguhan, namun istilah metaverse ini masih belum memiliki definisi yang dapat diterima secara universal.


Metaverse pertama kali diciptakan oleh Neal Stephenson, yang menyebutkan istilah ini di novelnya yang berjudul Snow Crash di tahun 1992. Dengan kata lain metaverse adalah dunia komunitas virtual tanpa akhir yang saling terhubung, dimana orang-orang dapat bekerja, bertemu, bermain dengan menggunakan headset realitas virtual, kacamata augmented reality, aplikasi smartphone dan atau perangkat lainnya.


Metaverse juga sudah diterapkan di facebook, dimana facebook sudah meluncurkan software meeting untuk perusahaannya yang disebut Horizon Workrooms dan digunakan dengan headset Oculus VR-nya. Juga, banyak orang yang menyebutkan bahwa metaverse adalah pengganti internet. Namun, dalam sebuah wawancara, Zuckerberg menyebut bahwa metaverse ini adalah “internet yang akan diwujudkan”, dimana hal itu berarti bahwa metaverse merupakan versi internet yang ditingkatkan.


Pengguna metaverse bisa memiliki pengalaman yang berbeda, dimana pengalaman tersebut tidak bisa didapatkan pada aplikasi atau halaman web 2D. Melalui berita terkini tentang kemajuan teknologi, SMK Bagimu negeriku melihat bahwa teknologi baru yang sering kita dengar yaitu metaverse dapat menunjang sistem pembelajaran. SMK Bagimu negeriku akan menuju ke teknologi metaverse dengan projek NFT yang akan dibangun oleh siswa siswinya.


Revolution Start Now!!

More News

Tingkatkan system pembalajaran, Smk Bagimu Negeriku kembangkan NFT

NEWS

Tingkatkan system pembelajaran, SMK Bagimu Negeriku kembangkan NFT

The Great Arhipelago

SMK Bagimu Negeriku Semarang ikut berusaha meningkatkan system pembalajaran, salah satunya dengan mengembangkan Metaverse. Metaverse diresponi dapat menjadi terobosan bagi siswa siswi SMK Bagimu Negeriku untuk menuju tekbologi baru dan dunia industri[…]

 

More News